Sabtu, 13 November 2010

अकिबत Dzikrullah

1. HAKIKAT DIRI & DZIKRULLAH
Bismillahirrohmanirrohim,

Man arafa nafsahu faqod arafa rabbahu
(Kenali dirimu maka kau akan mengenal Tuhanmu)

Saudaraku 'seperjalanan,
Janganlah menjadikan Allah itu masih dalam angan-angan kita, jadikan Allah itu Nyata dalam diri kita, caranya ?? ini dia yang akan kita bahas.

Selama kita masih menganggap Allah itu gaib.. Allah itu masih diangan2 kita, bahkan lebih ekstrim lagi, Allah itu ada nggak ya ?? maka iman dihati kita masih sekedar biji yang tidak berkembang, bahkan biji iman tersebut bisa mati atau hilang. Segera rawat biji iman tersebut, sirami dia, pupuk dia, agar mengakar kuat dalam hati dan jiwa kita sehingga jiwa kita menjadi kuat dalam menghadapi rintangan-rintangan kehidupan ini dalam 'perjalanan' menuju kepadaNYA.

Jangan mengaku-aku :
1. Aku sholat karena memang aku mau sholat,
2. Aku sedekah karena aku memang ingin sedekah,
3. Aku menolong orang, memang karena aku ingin menolong dia,
4. dst, dst, dst...

Coba kita telurusi pelan-pelan dengan ketafakuran kehinaan dan ketidak berdayaan kita sebagai manusia.
Kita bisa berbuat baik, menjalankan ibadah, beramal, diam, tidur, makan, minum, (pokoknya bergeraklah..), bernafas, dia, berkehendak, bahkan berfikir dll adalah karena JANTUNG KITA MASIH BERDETAK.. iya atau iya ?
Nah, apakah JANTUNG KITA BERDETAK ITU , karena kehendak kita ingin mendetakkan jantung kita ??
Manusia bisa menahan nafas, tetapi jantung tetap saja masih berdetak ..
Manusia bisa saja tidur, tetapi jantung tetap saja berdetak..
Bahkan manusia bisa saja koma (antara hidup dan mati), tetap saja jantung masih berdetak..
Siapa yang mendetakkan jantung kita ???

Dialah Allah SWT.....

Berarti gara-gara jantung kita berdetak timbullah seluruh akibat seperti kehendak ingin ini,itu , pikiran ingin ini dan itu, gerakan fungsi panca indera seperti mendengar, berbicara, merasa, dll, berbuat, menjalankan ibadah dan ANEKA RAGAM seluruh gerak dan diam kita dalam kehidupan sehari-hari...

Seperti saya contohkan, akibat listrik maka :
1. kulkas bisa mendinginkan,
2. kipas angin bisa mengeluarkan angin,
3. Rice Cooker bisa memasak nasi,
4. Water Heater bisa memanaskan air,
5. TV bisa memunculkan gambar dan suara
6. Lampu neon dan bohlam untuk penerangan
7. dll masih banyak lagi.

Coba kita renungi, apa gunanya kulkas,kipas angin, tv, rice cooker dengan seluruh sparepartnya yang mahal TANPA ADANYA LISTRIK.
Listrik bersumber dari sang GENERATOR.. GENERATOR lah yang NYATA dalam keseluruhan alat-alat tersebut. (kita nggak usah berdalih.. kan generator butuh bensin dll. ini hanya perumpamaan agar akal dapat mencerna yang akan saya jelaskan selanjutnya)

Begitu juga diri kita..
ADA yang MAHA NYATA dibalik kenyataan diri kita,
Diri kita nyata tapi semu...
DIA lah Yang Maha NYATA 'dalam' diri kita bahkan 'dalam' seluruh wujud ciptaanNYA.

Lalu yang dimaksud dengan 'perjalanan' menuju kepadaNYA adalah, membangun sebuah kesadaran dalam Hati dan Jiwa kita agar selalu MENYADARI KEBERSAMAlAN ALLAH dalam seluruh gerak dan diamnya diri kita.

Tidak apa-apa kalau yang sementara akal pikiran kita, coba kita menuju kesadaran yang lebih tinggi yaitu kesadaran jiwa kita atau yang disebut MENJIWAI KESADARAN itu sendiri supaya kesadaran ALLAH MAHA NYATA otomatis selalu muncul. caranya.... (sabar ya..jangan terburu..buru, renungin dahulu kalimat2 diatas, kalau hati dan jiwa kita sudah tidak ada konflik maka silahkan baca penjelasan dibawah ini..)

BERDZIKIR...

Ya.. hanya dengan berdzikir kita akan mencapai KESADARAN TERTINGGI itu. Maksud saya bukan hanya berzikir lalu kita tidak bersyariat.. BUKAN !!

Apa sih berdzikir itu ??

Banyak orang salah atau kurang tepat mengartikan dzikir itu. Seluruh proses ibadah kita seperti sholat, membaca wirid setelah dan diluar sholat, berzakat, naik haji, puasa adalah syariat yang Allah turunkan agar si hamba dapat berzikir kepada NYA.

Dzikirullah.. adalah mengingat ALLAH titik.
Bisa dalam hati maupun akal fikiran.

Bacaan bacaan sesudah sholat adalah wirid untuk menghantarkan si hamba untuk mengingat Allah. Kuantitas dan kualitas zikir sangat bergantung dari kehendak ALLAH itu sendiri. Hakikat berdzikir adalah

"Allah mengingat si hamba maka si hamba dapat mengingat ALLAH"

Jadi tanda-tanda ALLAH lagi 'ngopenin' (akan menurunkan fadhal dan rahmatNYA) tiba-tiba sihamba ingat sama ALLAH. dan biasanya jika si hamba ingat sama Allah dia ingin menjalankan syariatNYA dan menjauhi laranganNYA

UPAYA UNTUK MEMUNCULKAN KESADARAN TERTINGGI

Sebelum kita memulai dalam 'perjalanan' ini, hendaknya munculkan kesadaran bahwa segala keinginan kita berdzikir untuk 'menuju' kepadaNYA adalah semata ATAS PERTOLONGAN DAN ANUGERAHNYA SEMATA.. lain tidak !! Makanya setiap perbuatan kebajikan selalu diawali dengan BISMILLAH... supaya sihamba menyadari bahwa dia melakukan kebajikan adalah semata-mata bisa dilakukan karena BERSAMA DENGAN ALLAH ..

Dari ALLAH... Bersama ALLAH.... hanya untuk ALLAH... 'menuju' kepada ALLAH

itulah hakikat IKHLAS...

Sekarang yo, kita mulai...

Metoda yang paling praktis dalam memunculkan kesadaran dalam hati dan jiwa kita yaitu dengan kalimat Dzikir : ALLAH...ALLAH....ALLAH

Ucapkan ALLAH..ALLAH tsb DIDALAM HATI.. dalam kondisi apapun dan bagaimanapun.

Jika lupa terus ingat.. mulai lagi dzikirNYA. Enggak apa-apa lupa.. Itu tandanya bahwa kita itu lemah, kalau Allah tidak tolong jangankan mau bergerak, ingat kepada Allah saja kita nggak bisa. Sadari ketidakberdayaanmu..

Apalagi Ketika sholat, wirid, puasa, baca quran dll upayakan hati selalu mengingat ALLAH.. karena dzikirullah adalah RUH SEGALA BENTUK IBADAH. Ibarat makhluk hidup kalau tidak ada ruhnya adalah seperti mayat berjalan... Dan secara adab kepada ALLAH seperti kalau kita menghadap RAJA dan berbicara tetapi Kepala kita palingkan ke belakang.. Sopan nggak ??

Kita nggak usah mikir macam2 pada saat berdzikir seperti : nanti gimana rasanya ya ketemu sama Allah..?? atau nanti karomah apa ya yang akan ALLAH kasih..?? WAH, Jangan deh.. sekali lagi jangan...

Insya ALLAH buah dari dzikir adalah :
1. Muroqobah... merasa diawasi dan ditatap Allah terus..
2. Ihsan... itulah yang dimaksud dengan Anta budalllah ka'anaka taroh.. dst ( beribadahlah
kamu seolah-olah (merasa) MELIHAT ALLAH,
3. Inabah... yaitu kalau kita lalai dari mengingat ALLAH kita cepat kembali kepadaNYA
( mengingatNYA).. Inabah ini tingkatnya lebih tinggi dari taubat, karena taubat adalah
mohon ampun atas maksiat kita, sedangkan inabah adalah mohon ampun atas lalainya
dzikir kita.
4. Hati lapang dan jiwa yang tenang.

Tapi itu semua jangan lah menjadi tujuan kita, itu semua kita anggap saja bonus dari ALLAH.
Tujuan kita semata ALLAH itu sendiri.

Ya ALLAH jangan KAU biarkan kami bersama dengan diri kami apalagi bersama selainMU,
sertai kami selalu YA RABB... Kami tidak berdaya, kami hina, kami butuh.. bahkan sangat butuh akan DIRIMU, karena ENGKAU adalah TUHAN sedangkan kami adalah hamba. Kami ibarat bayangan yang sangat bergantung kepada PEMILIK BAYANGAN, karena itu ENGKAU menamai dirimu (salah satunya) AS-SHOMAD...

Jika ada kesalahan mohon maaf, semoga bermanfaat...

Dzikir

Allah telah menyuruh orang orang beriman untuk selalu berdzikir, mendekatkan diri kepada-Nya dengan rasa cinta, keprasahan dan penuh kedamaian. Alloh berfirman :
ياأيها الذين أذكروا الله ذكرا كثيرا. وسبحوه بكرة وأصيلا.
“Hai orang orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang “ (QS. AL Ahzab: 41-42)
Kemudian ditegaskan pula bahwa apapun yang dibisikkan oleh hati seseorang Allah mengetahuinya, dan Dia selalu lebih dekat kepada manusia dari pada urat nadinya sendiri.(QS. Qaaf: 16). Tentu saja, kedekatan ini bukan berarti dekatnya jarak, karena sama sekali Allah tidak dibatasi oleh suatu jarak.
Dzkir, meskipun tidak termasuk ibadah fardhu namun sangat dianjurkan dalam Islam. Disebabkan keutamaan yang terkandung didalam dzikir sangat banyak, terutama untuk meningkatkan kedekatan dan kecintaan kepada Allah SWT. Apalagi dunia modern dewasa ini sudah menjadi terlalu rasional dan cenderung materialistis, sehinga manusia merasakan penat dan ingin kembali ke hal-hal religius untuk merengguk kesejukan agama melalui dzikir. Karena di dalamnya menjanjikan kedamaian akibat pengaruh psikologis yang dikandungnya. Firman Alloh :
ألآ بذكر الله تطمئن القلوب
Ingatlah dengan berdzikir kepada Alloh hati akan menjadi tenang.
( QS. Ar Ra’ad: 28)
Pendek kata, masyarakat modern memang haus dengan perilaku kerohanian. Setelah kepuasan dunia terpenuhi, mereka membutuhkan kepuasan lain, yaitu kenikmatan rohani. Mereka butuh keseimbangan hidup. Karena kehidupan manusia di dunia tidak hanya untuk memberikan kesenangan material semata, tapi perlu keseimbangan dan keserasian, yakni dapat menyerasikan lahir dan bathin serta mencapai kebahagian dan keselamatan dunia akhiratnya.
Manusia akan menemukan tingkat kedeketan pada Allah, selagi ia terus menerus dalam dzikir, dan terus menerus menghindarkan diri dari segala sesuatu yang bisa melupakan Tuhan. Karena dzikir dapat menjadi penghubung antara hamba dan Tuhan, dan merupakan kunci pembuka tabir yang menutupi hubungan hamba dengan Tuhan. Tabir yang disebabkan kekotoran hati manusia dapat disucikan dengan alat pensuci dzikrullah, sehingga terbukalah hijab, dan hati menjadi dekat dengan Allah.
Rasullah SAW. Bersabda :
لكل شيء صقالة وصقالةالقلب ذكرالله
“Bahwasanya bagi tiap-tiap sesuatu itu ada alat untuk mensucikannya dan alat mensucikan hati itu ialah dzikrullah.”
Dalam hadis lain disebutkan :
لا تكثروا الكلام بغيرذ كر الله فان كثرة الكلام بغير ذكر الله تورث قسوة القلب واناابعد الناس من الله القلب القاسى
‘Janganlah kamu memperbanyak pembicaraan tanpa ingat kepada AllahST. Sesungguhnya banyak pembicaraan tanpa mengingat Allah akan menimbulkan kekerasan hati, dan sesunguhnya sejauh-jauhnya manusia dari Allah adalah hati yang kesat.”
Dzikir merupakan tiang yang kuat untuk menuju Allah, juga sebagai langkah utama menuju jalan cinta kepada Allah. Sebab orang tak dapat mencapai rasa cinta, tanpa mengingat-Nya terus menerus. Orang yang beriman dan cinta kepeda Allah hatinya selalu dihiasi dengan dzikrullah. Karena dzikir telah dijadikan santapan bagi jiwa mereka. Hidup tanpa terus mengingat Allah akan mengakibatkan robohnya bangunan spiritual yang menjadi penyanggah utama stabilitas mental seseorang.
Jadi sebenarnya, manusia itu bisa mencapai mahabbah Ilahiyah dengan menempuh jalan dzikrullah. Allah sendiri telah memberi petunjuk dan menerangkan cara cara berdzikir kepadaNya, dan dianjurkan Nya supaya orang orang mukmin memperbanyak zikir. Dalam kitab Salalimul Fudlola’ disebutkan, salah satu waktu yang tepat untuk berdzikir adalah setelah selesei melaksanakan sholat Shubuh. Waktu tersebut hendaknya diisi dengan pembacaan dzikir, tasbih, doa dan ayat-ayat al Qur’an hingga matahari terbit. Imam Ghozali menyatakan banyak ayat-ayat yang menerangkan tentang keutamaan waktu ini diantaranya :
فسبح بحمد ربك قبل طلوع الشمس وقبل غروبها
maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.
واذكر اسم ربك بكرة وأصيلا
sebutlah nama Tuhanmu di waktu pagi dan sore.
Rosululloh bersabda :
من صلى الفجر فى جماعة ثم قعد يذكر الله حتى تطلع الشمس ثم صلى ركعتين كانت له كأجر حجة وعمرة
barang siapa yang sholat Shubuh dengan berjama’ah lalu duduk dengan berdzikir kepada Alloh sampai matahari terbit kemudian ia sholat dua Roka’at, maka ia akan memperoleh pahala sebagaimana pahalanya Haji dah Umaroh.

Dari itulah, maka bila ada hamba Allah yang mulazamah(terus menerus)menjalankan dzikir, janganlah sekali kali meremahkan. Sebab bagaimanapun orang yang demikian itu sudah tergolong orang orang yang memperoleh inayah berupa Nur Ilahi didalam dirinya. Betapa tidak? Tatkala hati seseorang tergetar dan lidahnya bergerak karena dzikir berarti Allah telah menganugerahi cahaya iman kepadanya dan menambah kokoh keyakinannya. Maka perbanyaklah dzikrullah dan ber-muraqabatu Hudhurihi (mengintai ngintai kehadiranNya). Umpamanya dengan selalu menjalankan wirid, yaitu segala kegiatan ibadah yang secara teratur dan tekun dilakkan karena Allah, seperti solat solat sunnah, puasa, zikir,do’a dan sebagainya. Sebaiknya jangan sampai diri seorang melupakan dzikir, meskipun disaat zikir belum tentu hatinya ingat kepada Allah. Tetapi itu masih jauh lebih baik dairi pada meninggalkan sama sekali. Sebab kelalaian hati terhadap Allah ketika tidak berzikir. Karena pada saat jiwa seseorang tidak mengingat Tuhannya, maka setan leluasa membisiknya agar melakukan larangan larangan Nya. Sebaliknya, orang yang ingat kepada Allah dengan sebenar benarnya, pasti ia tak akan terjerumus dalam maksiat dan dosa. Sebab, waktu ia mengucapkan nama Allah akan terbukalah hatinya dan bertambalah imannya, sehingga hati pun tertuju pada hal hal yang hak. Itulah sebabnya dalam ilmu tasauf dikatakan, bahwa kalau diringkas, sebenarnya jalan kepada Allah dalam metode suluk itu hanya melalui dua usaha. Pertama, mulazamah, yaitu terus menerus dalam dzikrullah. Kedua, mukhalafa, yaitu terus menerus menghindarkan diri dariu segala sesuatu yang dapat melupakan Allah, dimana jika hati dilalaikan oleh gangguan setan ataupun dorongan nafsu hendaklah dilaan dengan dzikrullah.
Tersebut dalam hadist :
عن عا ئشة رضي الله عنها انها قالت : من احب الله تعالى اكثر ذكره وثمرته ان يذكره الله برحمته غفرانه ويدْخله الجنة مع أنبيائه وأوليائه.
“Diriwayatkan dari Aisyah ra. Sesungguhna dia berkata: “Barang siapa cinta kepada Allah SWT. Niscaya ia banyak zikir kepadaNya. Dan buahnya adalah Allah akan selalu mengingatnya dengan rahmat dan ampunanNya, serta akan memasukkannya kedalam surga bersama para Nabi dan orang orang yang dicintaiNya “

Lebih lebih bila seseorang mengamalkan zikir dengan bimbingan seorang Syeikh Tharikat, tentu zikirnya akan lebih besar faidahnya dan pikirannya dapat terkonsentrasi, serta perhatian jiwanya menjadi efektif. Apabila Syeikh pembimbing rohani itu seorang sufi yang sudah mencapai tahap Fana’, yakni sudah menduduki tingkat hudhurul qalbi (hadirnya hati bersama Allah) maka pengaruh bimbingannya akan cepat efektif, terutama bagi murid yang mempunyai bakat, bahkan ia bisa memberi kemampuan pada muridnya untuk mengalami keajaiban spiritual yang sama. Syeikh Mursyid penuntun rohani setingkat ini, dia mesti mempunyai kemampuan Kasyfil qulub, misalnya mampu membaca pikiran muridnya, dan kasyil qubur, misalnya bisa melihat kondisi orang mati dalam kubur serta mengetahui kondisi masa lalu dan masa yang akan datang dari dunia ini. Di mana untuk bisa memahami masalah Kasyf ini, banyak kisah-kisah menarik dari pergaulan-pergaulan sufi dan mursyid-nya. Misalnya kisah kesufian seorang syeikh yang suatu kali mempunyai seorang murid yang ia sayangi lebih dari yang lain menurut pertimbangan kasyfil qulub-nya, tetapi malah membangkitkan rasa iri diantara mereka. Maka pada suatu hari sang Syeikh memberi masing-masing muridnya seekor unggas dan memerintahkan mereka untuk pergi dan membunuhnya di suatu tempat yang tak ada seorang pun bisa melihat. Sesuai perintah itu setiap muridnya membunuh unggasnya di tempat yang tersembunyi dan membawanya kembali, kecuali murid Syaikh yang disayanginya itu. Ia membawa kembali unggas itu dalam keadaan hidup, seraya berkata, “Saya tak bisa menemukan tempat seperti itu, karena Allah selalu melihatku diman-mana.” Sang Syaikh pun berkata kepada murid-muridnya yang lain: “Sekarang kamu tahu tingkatan anak muda ini. Ia telah mencapai tingkat selalu mengingat Allah.”

Jumat, 11 Juni 2010

Khataman Me N Friend

Bismillahirrachanirrochiem...............
mari kita awali acara pada siang hari ini dengan ucapan rasa tasyakur keharibahan Ilahi Rabby
yang man telah memberikan kita semua kenikmatan berupa kesehatan sehingga kita mampu berkumpul bermuwajjahah dimajlis yang insya'allah barokah ini Amiin...
Kedua kalinya sholawat serta salm sempoga selalu tercurahkan kepanguan nabiyullah nabi Agung Muhammad SAW. yang selalu kita nanti-nantikan syafaatnya fiYaumil Qiyamh nanti Amiin...

Jumat, 23 April 2010

Holiday

Huh.........
Ada berjuta rasa yang lom bisa ku ungkap semua,
liburan yang menyenangkan atau malah menyedihkan?
bagaimna mengartikannya........
berat bagiku menerima semua ini!
ngerti atau tidak liburan kali ini aku mulai dengan penuh
kegelisahan, menanti sesuatu hal yang tidak pasti bagiku.
begini nasib punya kakak yang pinter He..
nyebelin banget kakakku yang satu ini, coba ja nanti kalau aku ketemu ma dia. .
tunggu pembalasanku z! Q akan belajar lebih giat lagi buat ngalahin kamu...
Hmm... tapai g' papa juga ko'
because in the islamic boarding aku tidak sendirian lho!!
Ada adek yang selalu jailin aku. .. .
namanya ja ELSA . . .dia tuch naknya Smart girl..
humoris and baexlah!! dan g' kalah lagi cute lho....
tyuz.... ada adek UMMUL . .
ha. . low yang satu nie naknya lucu plus bikin perut mules gara2
ulahnya yang kocak abizz...(corrty z dek)
da satu kejadian lucu dan itu baru ja kemaren.
kejadiannya gini!
pagi dihari jum'at yang cerah dimulailah kegiatan kerja bakti
rutinitas kita tuch!!
dan kelompok Kita (Iam n my friend) dapat bagian menguras
bak air yang ada diTimur, sebelumnya kan ada Cewek rembang
Fiah aku memanggilnya, dia ma dek Elsa masuk buwak ngeringin air
yang ada didalamnya, baru setengah perjalanan masuklah Mioa Chan dan Dek Wi2en
ikut nyemplung tuch tapi tiba2. terdengar teriakan histertis dari mereka.......
Ha. . .ADA CACING AWAS!!!!!
he. . He. . aku yang saat itu disana ketawa ga' selesai2. . .
masak ma cacing ja takut gmna sich.
Sesion selanjutnya Aku dan prencil2 (adek2 kecil)
gantian masuk buat ngelakuian tahap terahir yakni
pembilasan (Kayak make-up ja z...)
pertama aku dulu masuk dan berhasil mendarat dengan baix meski
sedikit oleng He. . . disusul selanjutnya giliran dek MUMUL
e. .e. . terjun. . . dan bok terjadilah pendaratan yang sangat fantastis,
gaya mangga jatuh! wkWkwkwk. . .wah mantap banget ga' tuch,
pasti rasanya enak! untung aja Aku ga' kejatuhan mangganya He. .
Bener bener pengalaman yang menggelikan Hiiii

Minggu, 27 Desember 2009